Monthly Archives: May 2016

Menikmati Sensasi Keindahan Alam dari Jembatan Cinta

Wisata di Purbalingga saat ini terus digalakan. Potensi alam yang masih cantik dan kultur yang memadai, membuat Purbalingga mampu menghadirkan berbagai destinasi wisata. Dari Desa Panusupan saja, telah berdiri kokoh berbagai objek wisata. Dari wisata minat khusus dan air terjun, hingga wisata religi telah tersaji dengan epik untuk wisatawan.
Namun, semua itu belum menjadikan puas dan berhenti untuk tetap berkarya. Kreativitas dan seni kini dikembangkan dengan membuat objek wisata yang baru dengan nuansa yang berbeda meski masih tentang keindahan alam. Sebuah tempat yang cocok untuk berwisata bersama keluarga tercinta dari usia balita hingga dewasa pun telah dibangun. Ya, Wisata Pring Wulung, yang terletak di Dusun Tipar, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, ini sudah tenar. Pasalnya di sini tersedia sebuah lokasi jembatan khusus yang terbuat dari Bambu Wulung (Bambu berwarna ungu) dengan bentuk hati (baca : cinta), sehingga dinamakan sebagai Jembatan Cinta (Love Bridge).
ย 
Pemandangan yang sempurna dari gazebo dekat pintu masuk
Disebut sebagai tempat wisat keluarga, karena di tempat wisata ini, pengunjung bisa beramai-ramai datang bersama keluarga tersayang. Atau dengan teman-teman sekolah, kerja, atau bahkan dengan pasangan yang sedang mengukir cinta (sebenernya iri kalau melihat mereka, saya kalau ke sini selalu sama temen cewek ๐Ÿ˜€). Dengan medan yang mudah dijangkau karena tidak perlu melakukan pendakian seperti tempat wisata minat khusus, di Jembatan Cinta cocok untuk berlibur bagi yang membawa anak kecil (balita).
Baca juga :
Jembatan Cinta ini sengaja dibangun di atas area persawahan untuk memanjakan wisatawan dari berbagai daerah, termasuk saya sendiri. Selain itu, di sini terdapat gazebo-gazebo untuk istirahat sejenak atau hanya ingin bersantai atau duduk-duduk sambil makan dan minum.
ย 
Pengunjung bergaya di atas Jembatan Cinta
Dengan pemandangan yang menyejukan mata, di tempat ini menjadi favorit pagi pengunjung. Terlebih, di Wisata Pring Wulung ini ada Photographerandal yang mampu mengambil objek/wisatawan dengan bagus. Selain itu, wisatawan juga bisa berfoto-foto sendiri atau dengan teman-teman.
ย 
Photo by Glaha Glehe Photograph
Oh, ya, saya hampir lupa, untuk tiket masuk juga sangat murah meriah. Hanya Rp 5.000,- (Lima ribu rupiah) saja, kita bisa bersantai dengan alam yang menakjubkan. Sangat cocok untuk merilekskan otak yang sudah jenuh dengan berbagai tuntutan hari baik pekerjaan maupun tugas lainnya.
Jadi, masih bingung mau liburan bersama keluarga ke mana? Yuk, datang saja ke Jembatan Cinta. Dijamin ingin datang kembali, seperti diriku ini. ย ๐Ÿ™‚

Di Pinggiran Danau Buatan Ini, Kita Bisa Hilangkan Penat Sejenak

sejenak meluangkan waktu di pinggir waduk ๐Ÿ˜€
Perjalanan ini saya lakukan bersama teman beberapa hari yang lalu. Tujuan utamanya memang ke pantai, tetapi berhubung perjalanan yang cukup jauh yang hampir memakan waktu 3 jam, di tengah perjalanan kita singgah sejenak di suatu tempat yang sejuk dan memberikan panorama yang indah. Untuk menuju lokasi tempat ini memang cukup jauh dari tempat saya.
ย 
Pemandangan indah dilihat dari atas :

Ceritanya sambil menyelam minum air, istirahat sambil menyejukan badan setelah 2 jam di perjalanan menggunakan roda dua. Sampai di tempat parkir kita langsung menuju lokasi yang tidak jauh. Kedua mata ini langsung tertuju pada pemandangan yang indah nan apik itu, sampai-sampai lupa dan ditagih tiket masuk (lupa belum beli tiket, langsung nyelonong aja :D). Harga tiket untuk masuk lokasi ini cukup murah, hanya sebesar Rp 5.000 (lima ribu rupiah).
Meski di Waduk Sempor, Kebumen ini tidak bisa bermain air, namun sejenak kita bisa melepaskan penat dan capek karena perjalanan yang jauh. Dari atas, kita bisa melihat danau buatan yang begitu luas dengan dikelilingi oleh bukit-bukit kecil berwarna hijau. Dan tentunya hal yang paling digemari oleh pengunjung adalah mengambil gambar dengan background bukti kecil di seberang waduk, tidak terkecuali saya. Selain udara yang sejuk, di sini memang cocok untuk bersantai bersama teman dan atau pun keluarga bahkan sendirian.
ย 
Batu peresmian waduk sempor
Tentang Waduk Sempor ini diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik Prof. Dr. Ir. Sutami pada Maret 1978. Waduk ini sangat bermanfaat bagi warga sekitarnya. Karena bisa menjaga ekosistem lingkungan di daerah Kebumen khususnya dan daerah lainnya pada umumnya. Dengan adanya waduk ini, perairan untuk warga tercukupi apalagi mereka-mereka yang bertani, yang sangat memerlukan irigasi untuk menggarap sawahnya.
Untuk menempuh perjalanan ke sini memang cukup melelahkan karena melalui jalan raya yang berliku. Namun, mata ini tetap dimanjakan dengan pesona alam Sang Maha Kuasa yang begitu indah. Dan rasanya memang tepat sekali kalau singgah di Waduk Sempor sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.
Kemudian di Monumen kedua (di tempat atas), kita memperoleh informasi history tentang peristiwa yang terjadi beberapa puluh tahun silam. Dalam monumen disebutkan sejumlah pekerja yang gugur pada kurun pengerjaan proyek antara tahun 1976-1978. Meskipun pembangunan sudah dikerjakan sejak tahun 1961. Selain nama pekerja proyek yang dinyatakan gugur oleh pemerintah, terdapat sebuah daftar 127 orang yang tewas pada peristiwa bobolnya waduk pada tahun 1967 akibat hujan yang sangat deras hingga bendungan tidak mampu menampung debit air.ย 

Belajar Sambil Bermain di Sanggaluri Park

Gamelan di Museum Wayang

Hallo, sudah semangat kembali, belum? Setelah libur panjang, akhirnya bisa posting di blog lagi. Berbicara tentang liburan, saya punya cerita juga. Di hari Kamis (05/05/), pagi-pagi sekali adik saya merengek-rengek minta jalan-jalan. Akhirnya mama meminta saya menemani adik, tapi saya enggak mau kalau cuma berdua sama adik (gak enak banget, kurang seru). Dari rencana renang, akhirnya ganti jalur, yaitu ke Sanggaluri Park yang terletak di Jalan Raya Kutasari, Purbalingga.

Memang apa menariknya di Sanggaluri Park?

Pintu Gerbang Sanggaluri Park

 

Bagi yang belum mengetahui isinya, mungkin terkesan biasa-biasa saja. Tai, bagi yang ingin mencari tahu sesuatu, pasti datang ke Sanggaluri Park. Karena di sini terdapat beberapa spot wisata sekaligus untuk belajar. Dan berikut, tempat-tempat menarik di Sanggaluri Park, Purbalingga :
1. Museum Wayang dan Artefak
Foto dengan Pandawa

Di tanah Jawa yang salah satunya Purbalingga, wayang merupakan seni budaya yang tidak boleh ditinggalkan dan dilupakan. Karena hal itu merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan. Bahkan, demi menghidupkan kembali wayang, Bupati Purbalingga sempat menggelar wayang dengan kelir terpanjang dan memecahkan rekor MURI.

Berbagai wayang ada di sini

 

Kembali ke Museum dan Artefak yang terletak di Sanggaluri Park. Di sini pengunjung bisa melihat-lihat seni wayang dari berbagai jenis dan ukuran. Baik wayang golek, wayang kulit, wayang suket (wayang rumput, karena terbuat dari rerumputan khusus yang tumbuh di bulan Sura), dan wayang-wayang lainnya. Selain itu juga terdapat batu-batu atau artefak peninggalan zaman pra sejarah. Di sini juga disajikan gamelan lengkap tepat di tengah-tengah museum.

Bermacam-macam artefak :

 

 

 

Bukan hanya wayang dan artefak, pengunjung pun dimanjakan dengan patung-patung dengan pakaian adat Purbalingga dan Banyumasan pun menghiasinya. Dengan begitu, suasana museum terkesan indah dan sedap dipandang mata.
2. Area Unggas
Foto dengan Kakaktua

Area ini sangat cocok bagi anak-anak untuk belajar dan bermain sambil mencari tahu tentang jenis-jenis unggas. Meski tidak seluas kebun binatang, di sini saya dan pengunjung lain disuguhkan untuk menyaksikan keindahan dan keunikan unggas-unggas yang cantik maupun menawan. Memang banyak yang tertarik akan kecantikan merak yang sedang mengepakan sayapnya. Sungguh indah karena bulu-bulunya yang berwarna-warni melebar seperti kipas.

Pas banget, meraknya lagi mekarin bulu
3. Taman Batu dan Area Outbond Mini
Di taman batu, ada patung gajahnya ๐Ÿ˜€

Lahan ini sengaja dibuat untuk bersantai, beberapa patung-patung dibentuk dengan segala rupa seperti patung gajah dan sederet katak. Setelah itu, bagi yang ingin terapi ikan, boleh saja. Merasakan gigitan ikan kecil-kecil di kaki itu rasanya sesuatu banget loh ๐Ÿ˜€ :D. Jika sensai itu belum cukup untuk membuat โ€˜senam jantungโ€™, kita bisa menocba outbond mini dengan berjalan melayang di jembatan yang tidak stabil dan berpegangan pada seutas tali (rasanya loh, cukup membuat deg-degan).

Ini nih, yang seru!

 

4. Museum Uang
Museum Uang

Uang, siapa yang tidak kenal dengan uang? Kalau berbicara uang, mata langsung berbinar-binar. Tapi, uang di sini tidak boleh diambil dan atau digunakan karena sebagai benda-benda yang unik dan langka di museum. Sangat menarik memang, pengelola mampu mengoleksi berbagai macam pecahan uang dari beberapa negara di dunia ini. Untuk mata uang Indonesia saja, banyak yang saya tidak kenal, karena mata uang tersebut sudah sangat lampau (terbit sebelum saya lahir), hehehehe.

Berbagai macam uang ada di Museum uang

 

Selain uang, di sini juga sebagai tempat pengoleksi perangko terbanyak. Nah, di sini saya jadi ingat zaman SMP yang bercita-cita sebagai vilateli (pengoleksi perangko), tetapi sayang, sekarang jarang surat-suratan. Dari tahun ke tahun, perangko di sini disuguhkan dan dibingkai dalam bentuk yang menarik. Selain perangko, foto-foto lawas para Pemimpin Purbalingga pun berderet.
5. Rumah Pintar Purbalingga
Profil Albert Einstein ada di Rumah Pintar

Dari namanya saja terlihat bahwa tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin belajar dan menimba ilmu. Di sini terdapat beberapa informasi mengenai Sains dan Teknologi serta sejarah di Indonesia. Bahkan, foto Albert Einstein pun dipajang di tempat ini.

 

6. Tempat Reptil dan Serangga
Ngeri juga, foto sama ular ini ๐Ÿ˜€

 

Siapa yang ingin melihat ular besar? Di sini tempatnya. Jujur saja, tempat ini cukup membuat detak jantung semakin cepat. Bukan karena bertemu seseorang yang menawan, melainkan melihat koleksi binatang-binatang reptil yang banyak. Setelah bosan melihat ular dan reptil lainnya, kita bisa melihat fosil-fosil serangga dan kupu-kupu yang telah diawetkan. Dari segala bentuk dan ukuran pun ada di sini.

Beberapa fosil kupu-kupu :

 

Nah, itulah tempat untuk bermain dan belajar bersama keluarga, teman, kerabat atau bahkan satu sekolah bisa menikmatinya. Untuk tiket masuk juga masih tergolong murah, karena satu orang hanya dibandrol Rp 13.000,00 (tiga belas ribu rupiah), bisa berkeliling dan belajar dengan santai.

Pacu Adrenalin di Wisata Air Limbasari

Putri / Dok. Pribadi
Akhir pekan maupun libur panjang, sering kali menjadi momok bagi kita sendiri. Karena bingung mau ngapain? Bengong di rumah seharian menghabiskan waktu hanya untuk nonton televisi? Tidak guna! Dan hal yang paling mengasyikan pada saat liburan adalah berwisata. Nah, long weekend, rasanya asyik jika liburan ke sebuah tempat yang bisa memacu adrenalin.
ย 
Lokasi sungai untuk River Tubing, Limbasari
Hallo, Bu Boss
Wisata ini ketika liburan bersama tim kerja. Karena bingung mau ke mana, bos menyarankan untuk liburan ke wisata air Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Sebuah wisata yang menyajikan tantangan adrenalin bagi pengunjungnnya. Ya, wisata River Tubing, atau menyusuri sungai dengan ‘Donat Boat’. Wah, kedengarannya ngeri, ya? Iya, memang awalnya juga saya takut, bagaimana kalau saya terbawa arus sungai yang deras. Tapi semua itu terpatahkan. Karena tim pengurus wisata River Tubering tersebut, selalu siap siaga di sepanjang sungai yang dilalui.
Sebelum terjun ke sungai, kita semua juga memakai perlengkapan seperti pelampung dan helm. Hal itu untuk safety jika terjadi yang tidak diinginkan. Saat pertama meluncur, rasa pertama takut, tapi lama kelamaan asyik. Kita bebas mengekspresikan gaya di donat boat, bahkan ada fotografer khusus yang mengambil foto kita. Menyenangkan!
Sekalinya diri sendiri ada foto, wajah kelelep air ๐Ÿ˜€
Di sini, kita akan benar-benar merasakan sensasi terbawa arus sungai yang deras. Dan tentunya kita bisa teriak bebas melepaskan beban pikiran yang ada, tertawa dan bercanda bersama teman-teman. Wisata air ini memberikan sensasi yang luar biasa bagi pengunjungnya, bahkan bisa menjadikan pelatihan untuk menghilangkan rasa takut terhadap arus sungai, karena sebenernya tidak berbahaya kalau kita tenang di dalam air.

Jadi, masih bingung mau liburan akhir pekan di mana? Datang saja ke Wisata Air Limbasari, Kecamatan Bobotsari. Bisa mengajak teman, keluarga, tim kerja, bahkan satu RT pun bisa diajak untuk menikmati sensasi naik Donat Boat di River Tubing Limbasari.

Rujak Ayam, Olahan Ayam Dengan Rempah-rempah Komplit

Hallo, Pecinta Kuliner. Ketemu lagi dengan postingan saya. Sudah lama tidak posting di blog ini. Okay langsung saja, yuk, ada kuliner apa yang mau saya bahas.
Bagi penikmat kulier di Purbalingga, rasanya sudah tidak asing lagi dengan ayam bakar, ayam goreng, dan olahan ayam lainnya. Cara penyajiannya ya hanya itu-itu saja. Namun, pada saat datang ke Kedai Kebun, ada olahan ayam goreng dengan sambal yang berbeda. Kuliner ini menambah daftar menu kuliner yang wajib di kunjungi di Purbalingga.
Rujak Ayam, ya, ayam goreng dengan lalapan dan disertai bumbu kacang lezat, merupakan terobosan baru untuk pecinta kuliner yang ingin menikmati hidangan ayam dengan cara berbeda.
Di Kedai Kebun, rujak ayam ini dihidangkan dengan nasi, lalapan dan es teh. Dari pandangan awal saja, sudah menggiurkan lidah. Dan, pada saat daging nyampai di lidah, des… rempahnya terasa banget. Bahkan rempah-rempahnya terasa ke dalam daging ayamnya. Selain itu, di sini juga rempahnya berbeda, ada tambahan rempah lain di bumbu rujak yang menjadikan bumbunya terasa segar dan enak. Yaitu, dicampur dengan daun kemangi yang ikut dihaluskan dan sedikit serbuk kayu manis. Tentunya rasa tersebut memberikan sensasi yang berbeda pada ayam gorengnya.
ย 
Selain itu, makanan di Kedai Kebun harganya sangat bersahabat dengan kita-kita. Karena nasi, ayam goreng dengan lalapan dan bumbu rujak beserta es teh, dibandrol dengan harga hanya Rp 15.000,00. Wow, murbah banget, kan? Apa lagi porsi yang disajikan itu pas, tidak kurang, bagi yang sedang kelaparan, cocok sekali makan di Kedai Kebun.
Sudah begitu, tempat yang disediakan juga sangat nyaman ditambah free wifi. Hmm.. dijamin betah makan sekaligus nongkrong bersama teman-teman, keluarga, atau bahkan hanya ingin seorang diri. Dan di sini juga disediakan menu lain seperti Rujak Lele, Rujak Belut, Zuppo Soup, Ice Cream Goreng, Aneka Jus dan Minuman (non alkohol tentunya).

Jadi, penasaran ingin menggoyang lidah di Kedai Kebun? Datang saja di Jalan Pasukan Pelajar Imam No. 1, Purbalingga Wetan (Tepat di belakang gedung Kejaksaan Purbalingga).