Alam

Mengungkap Alasan Mengapa Pantai Ini Disebut ‘Pantai Karang Bolong’

Spread the love
Setelah puas bercengkerama dengan pasir di Pantai Suwuk, kita melanjutkan perjalanan menuju pantai lainnya. Ya, tujuan awal kita ke Menganti yang memiliki eksotisme seperti pantai indah di negara New Zealand. Namun, apa hendak dikata, ketika bertanya ke penduduk setempat, jalan ke Menganti itu sangat menanjak dan berbahaya, apalagi waktu sudah cukup sore, hampir setengah 3 dan ditambah gerimis. Jadi gagal ke Menganti. Okay, tidak masalah. Untuk mengobati rasa kecewa, kita pergi ke pantai lain.
Pantai ini hanya berjarak 9 km dari Pantai Suwuk, dan memiliki nama unik, Pantai Karang Bolong. Terletak di bagian barat Pantai Suwuk, bahkan jika menggunakan perahu penyebrangan, jarak yang ditempuh lebih dekat dan hanya memakan waktu puluhan menit saja (10 -15 menit). Tarif untuk naik perahu juga tergolong murah, hanya Rp 10.000,- per orang sekali jalan.
Karang Bolong yang menyerupai gua
Sampainya di Pantai Karang Bolong, hal utama yang menjadi penasaran tentu saja batu karangnya. “Kenapa sih, disebut pantai karang bolong?”. Sebenarnya sangat sederhana untuk mencerna dan memahami maknanya. Sejatinya, pantai memang identik dengan karang yang megah. Nah, di pantai ini memiliki karang yang besar juga, tetapi berlubang (bahasa Jawa : Bolong) dari depan hingga tembus ke belakang seperti gua. Sehingga penduduk setempat menyebutnya ‘Pantai Karang Bolong’. Nama itu pun turun temurun dan menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kebumen.
 
Muka udah capek, lokasi : Karang Bolong
Pemandangan di Karang Bolong lebih terasa nyiurnya karena terdapat pohon kelapa dan pepohonan lain yang berdiri di pinggir pantai. Angin sepoi-sepoi membuat saya menikmati udara sejuk nan segar. Rasanya betah dan rileks. Namun, waktu jua yang harus memaksa kami untuk beranjak pulang. Maklum sudah hampir setengah empat sore, perut juga sudah berdisko ria ingin diberi asupan.
 
Nah, di sini, nih, asyik banget buat foto-foto
Dan hal utama yang masih harus ditingkatkan lagi yaitu sampah. Alangkah indahnya jika sampah tidak berserakan di pinggir pantai. Selain menambah cantiknya destinasi, tanpa sampah juga membuat lebih nyaman untuk pengunjung. So, mari kita bawa kembali barang-barang yang kita bawa, di manapun itu, jangan buang sampah sembarangan, karena #NyampahSembaranganGakKeren.

 

Sebagai tambahan info, saat ini Pantai di pesisir selatan Jawa sedang mengalami pasang, sehingga warga dihimbau agar sementara waktu ini tidak libur ke pantai selatan daerah Jawa, salah satunya Pantai Karang Bolong, Kebumen.
Tagged , , ,

About travelingku

Perempuan yang suka menulis dan travelling. Blogger | Writer | Chef of Family | Traveller | Buzzer. Untuk kerjasama bisa menghubungi via email : eri.udiyawati@gmail.com or WA : 0812 2562 9943. Media sosial Instagram : @es_pania , Twitter : @espaniaudya
View all posts by travelingku →

10 thoughts on “Mengungkap Alasan Mengapa Pantai Ini Disebut ‘Pantai Karang Bolong’

  1. mbak akupun sering lewat sini kalo perjalanan Jogja ke Jakarta karena suami selalu suka lwt jalur Selatan. Beberapa kali mampir ke sini juga. Emang bagus ya buat foto-foto terutama si karang bolongnya itu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *