Melepas Penat dari Ketinggian Gedung

Hai-hai, semangat-semangat! Eh, ngomong-ngomong, pernah enggak kalian merasa kecewa atau sedih karena apa yang telah direncanakan itu gagal? Saya punya cerita nih, saat itu lagi pengin banget nonton film di bioskop. Berhubung cuma punya waktu pas weekend, ya ke bioskopnya di hari Minggu.
Saya dan Dyah, datang ke Bioskop Rajawali, Purwokerto memang sudah cukup siang. Sebenarnya sih berangkat pagi, tapi kami mampir dulu di salah satu toko busana yang ternama di Purwokerto. Jadi, sampai di bioskop sudah jam satu siangan deh. Loket pembelian tiket di bioskop sudah sangat full. Antrian panjang melebihi ular, berdesak-desakkan sana sini. Panas meski ruangan ber-AC. Tapi saya tetap maklumi, ini weekend.
Tapi sedihnya, pas giliran tinggal beberapa orang di depan Dyah (teman saya yang ngantri, saya mah nyantai aja πŸ˜€), petugas loket memberitahukan pengumuman bahwa tiket untuk jadwal film di jam 13.30 sudah terjual habis, bisssss… Mau pesan tiket di jam empat sore, enggak jadi karena pulangnya yang bakal kemalaman. Ya sudah, kecewa, sedih, manyun.
Ini teman ‘kencan’ saya, Dyah πŸ˜€ jomblo juga, hahaha
Akhirnya, sebagai ganti kecewa kita coba refreshing otak. Jalan-jalan ke pusat belanja yang cukup terkenal di Purwokerto, Moro Swalayan. Dari lantai satu hingga food court yang di lantai empat, kita jelajahi. Berjam-jam kita di sini. Setelah itu, dari food court, kita melihat ada sebuah tempat yang cocok untuk β€˜bunuh diri’, eh maksudnya buat narsis dan ngalay.
Berasa anak alay πŸ˜€
Ini adalah atap gedung dari Moro Swalayan, cukup ramai ternayta. Dari ketinggian ini kita bisa menikmati udara yang sejuk. Melihat pemandangan ke bawah yang komplek dengan bangunan rumah dan gedung-gedung lainnya. Beruntung masih banyak tumbuhan yang memberikan warna hijau nan adem di mata. Pandangan dari atas gedung ini cukup menawan juga.
Kita jomblo, cuma bisa peluk temok πŸ˜€
Kita juga bedua juga tidak mau ketinggalan dengan anak-anak yang lain. Ya, apalagi selain foto-foto di sini. Ternyata objek yang diambil cukup bagus. Pencakar bumi atau tiang penyangga gedung menjulang ke atas berjejer rapi.
Ya, setidaknya ini bisa mengobatai rasa sedih dan kecewa karena gagal nonton. Dan, tak disangka pula, ketemu sama Vhety dan saudaranya. Mereka juga sama sedang kecewa karena tidak kebagian tiket nonton. Ah, dunia ini terkadang sempit juga ya, ketemunya sama itu-itu mulu. Hahahaha πŸ˜€

 

Udara di sini segar nan sejuk. Hingga tak terasa juga menghabiskan waktu di sini. Tapi ingat, jangan coba-coba untuk melakukan hal negatif di sini. JANGAN LONCAT DARI ATAS GEDUNG, karena BERBAHAYA. Apapun masalahnya, jangan sampai deh, sayangi diri kita. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

6 thoughts on “Melepas Penat dari Ketinggian Gedung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *