Serunya Susur Sungai di Tengah ‘Black Canyon’ Purbalingga

Hari Minggu atau hari libur lainnya, bisa kita manfaatkan dengan berbagai macam aktivitas. Bagi yang suka shoping, tentunya langsung pergi ke swalayan, bagi yang suka memasak, tentu pergi ke pasar dan langsung menuju ke dapur. Dan, bagi manusia-manusia yang suka tantangan seperti saya, bisa banget untuk menjajal sesuatu yang baru dan bisa memacu adrenalin. Terlebih saat ini banyak sajian wisata yang memerikan sensasi baru yang lebih menantang. Salah satunya Susur Sungai Watu Mujur di Dusun Batur, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.
Wisata susur sungai ini tergolong menantang karena kita harus menerjang arus sungai. Persiapan yang dilakukan juga harus benar-benar matang, dari memakai peralatan safety seperti pelampung dan helm. Yang kemudian dilanjutkan pemanasan agar tidak terjadi cedera pada tubuh. Selanjutnya, kita jalan menuju Sungai Watu Mujur.
Yuk, pakai pelampung dan helm
Okay, guys, kita pemanasan dulu yaks
Jalan setapak ini menjadi saksi kami semua para petualang tangguh (anggap saja begitu) untuk melakukan petualangan. Sampainya di sungai, mata kita langsung tertegun, karenanya di sungai ini airnya begitu jernih dan sangat dingin.
Ini jalan menuju sungai buat petualang
Okay, adventure kita mulai
Dan, perjalanan pun dimulai. Selangkah demi selangkah kita berjalan. Melawan arus deras namun mengasyikan, terlebih kanan-kiri sungai adalah sebuah tebing dengan bebatuan warna hitam mengkilap. Dan orang-orang yang datang di sini menyebutnya sebagai ‘Black Canyon’ Purbalingga. Suguhan panorama alam ini sangatlah sempurna. Membuat siapa saja yang datang menjadi rindu dan ingin kembali lagi untuk menikmati setiap tantangan.
Perjalanan seru dimulai
Istirahat sejenak boleh lah ya?
Keseruan terjadi di setiap langkah. Pasalnya, arus deras harus kita hadang dengan cara berjalan kaki, bahkan berenang, karena ada titik di mana terdapat ‘kedung’ atau genangan air di sungai ini. Belum lagi ketika memasuki aliran air yang sangat sempit karena terhimpit oleh tebing. Bahkan, kita sampai merayap-merayap untuk melewati tempati ini. Tidak mudah juga berjalan merayap di tebing dengan terjangan air yang deras. Keseimbangan tubuh dan pijakan kaki haruslah tepat.
Keep smile, Genks..
Airnya itu loh, jernih banget
Dan susur sungai ini tidak hanya sejalan melawan arus, hingga pada titik tertentu, kita kembali ke arah semula, mengikuti arus sungai. Rasa capek dan lelah itu terbayarkan dengan keseruan dan tingkat adrenalin yang tinggi. Tak heran saat ini wisata susur sungai di Dusun Batur menjadi primadona wisatawan untuk menjajal tantangan baru dan memacu adrenalin. Selain itu, mereka juga bisa menyegarkan kembali otak dan hati yang sudah penat dan jenuh akan sejumlah pekerjaan yang terus menurus hadir.
Okay, kita capek..

 

Jadi, kalian suka sesuatu yang menantang? Coba deh, Susur Sungai Watu Mujur di Dusun Batur ini.

12 thoughts on “Serunya Susur Sungai di Tengah ‘Black Canyon’ Purbalingga

  1. Pingback: PesonaRamadhan2018 Bersama Dolanan Tempo Doeloe di Alun-Alun Purbalingga - Food and Traveling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *