Kuliner

Menikmati Sensasi Pedas dan Gurih Ayam Geprek Bu Rum

Spread the love
Ayam Geprek Bu Rum

Pagi hari setelah check out, kami mencari sarapan. Inginnya sih makan nasi pecel atau sesuatu yang khas di Jogja, namun berhubung enggak tahu tempatnya dan enggak ada waktu untuk mencari, jadi kami makan senemunya tempat makan di jalan. Pas keluar dari penginapan Airy Rooms di Jalan Ori II, melewati beberapa blok perumahan. Nah, pas mau keluar dari komplek tersebut, kami menemukan warung makan yang sederhana. Ciyus Guys.. ini sederhana banget.

Lokasinya saja di pinggir jalan (semua tempat ya di pinggir jalan lah ya), maksudnya begini, bukan rumah makan yang gede atau kedai-kedai gitu, melainkan tempat makan dengan warung tenda yang hanya ditutupi banner dan tirai bambu sebagai penutup ruangan. Bahkan tempat ini menempel tembok sebuah rumah di komplek tersebut. Tempat duduknya pun sangat sederhana, hanya bangku panjang empat buah dengan dua meja panjang.

Tempat makan Ayam Geprek Bu Rum

Tanpa pikir panjang lagi, kami berdua memesan makanan. Berhubung kami belum tahu, jadi saya menunggu, tapi melihat pelanggan yang berdatangan mereka mengambil nasinya sendiri. “Oh begitu,” pikir saya. Jadi saya pun ikutan mengambil nasi sendiri dengan tahu dan tempe goreng. Tak lupa juga saya ambilkan untuk suami (ceritanya jadi istri baik, kekekekeke). Dan yang belum datang tentu lauk utamanya yaitu Ayam Geprek. Karena memag ayamnya digoreng terlebih dahulu, kemudian digeprek dengan cabai (selera pelanggan) jadi perlu antri.

Tak berapa lama kemudian, akhirnya ayam yang ditunggu-tunggu datang juga. Jadi, menu kai adalah nasi hangat, ayam geprek dan tahu goreng. Di meja juga tersedia kecap serta sendok dan garpu. Pelanggan yang makan di situ ambil sesuai selera deh pokoknya. Kayak di rumah sendiri gitu. Pas nyicipin ayamnya itu rasanya langsung cetar di lidah pedasnya. Mungkin karena saya yang enggak doyan pedes ya, cabai satu saja sudah kelabakan merasa kepedasan, sedangkan suami yang pakai cabai lima, ekspresinya biasa saja. Untung saja kami memesan teh anget yang bisa langsung diminum untuk menghilangkan pedasnya.

Mari kita makan 🙂

Sensasi rasa perpaduan pedas, manis dan gurih itu menjadi luar biasa di lidah. Semakin membuat lahap kami yang sedang kelaparan. Kalau enggak malu, sumpah dah nambah porsi lagi. Cuma agak gimana gitu, aku kan cewek masa makannya porsi kuli 🙁 sedangkan orang-orang yang berdatangan ambil nasinya sedikit-sedikit (kayaknya cuma saya nih yang ambil nasinya wow banget) hahahahaa.

Ayam geprek ini sangat cocok bagi yang doyan pedes. Selain gurih, aroma dan rasa bawangnya kerasa banget. Jadi ada rasa segarnya gitu, bikin ketagihan terus. Selain itu, di warung makan ini juga menyediakan sayuran, jadi kalau yang enggak pesan nasi sama ayam, sah-sah saja. Karena bisa makan nasi dan menu sayur yang telah tersedia, bahkan pada saat kami makan di sana, ada semacam sop. Komplit deh. Minumnya juga ada teh manis baik dingin atau hangat, bisa juga jeruk hangat atau dingin. Kalau yang ingin tawar juga bisa. Sesuai budget pelanggan lah ya..

Setelah menghabiskan makanan dan minuman, hidung dan bibir saya enggak bisa berbohong kalau mengalami kepedasan. Tadinya sih mau menunggu beberapa saat untuk menghilangkan rasa pedasnya, tapi berhubung ada rencana ke Magelang, jadi kami cap cus. Pas saya bayar, kaget juga dengan harga yang dikasih tahu. Bayangkan saja, 2 porsi nasi, ayam gerpek, dan tahu goreng, serta 2 gelas teh hangat, kita cuma dikenakan Rp 28.000. Sekali lagi ya, hanya Rp 28.000. Murah meriah banget. Pantas saja pas kami di sana, pelanggan terus berdatangan sampai saya mau pergi dari tempat tersebut, orang-orang untuk menikmatinya terus ada.

Oh ya, dari tadi ngomongin tentang ayam dan lokasinya. Lupa belum kasih tahu nama warungnya. Ini adalah Warung Ayam Geprek Bu Rum I yang didirkan sejak tahun 2003. Bu Rum ini merupakan pelopor Ayam Geprek loh, pantesan ya rasanya endes banget maunya makan terus. Terus saat ini sudah ada beberapa cabangnya di kota-kota Jogja.

Dan akhirnya saya traveling ke luar kota enggak makan nasi padang ya, bisa makan menu lain yang rasanya super lezat. Enggak bikin kecewa lho Ayam Geprek Bu Rum ini. Buat teman-teman yang ke Jogja, cocok banget deh menikmati makanan ini.

Wayung Ayam Geprek Bu Rum I
Jalan Wulung Lor, Papringan, Caturtunggl, Depok, Sleman
Yogyakarta 55281

Tagged , ,

About travelingku

Perempuan yang suka menulis dan travelling. Blogger | Writer | Chef of Family | Traveller | Buzzer. Untuk kerjasama bisa menghubungi via email : eri.udiyawati@gmail.com or WA : 0812 2562 9943. Media sosial Instagram : @es_pania , Twitter : @espaniaudya
View all posts by travelingku →

7 thoughts on “Menikmati Sensasi Pedas dan Gurih Ayam Geprek Bu Rum

    1. Iya, Mbak.. aku juga kadang suka begitu. Kepikiran gimana gitu kalau seandainya saja jualan cemilan. Tapi ini prakteknya yang ampun ampun banget deh, masih malas-malasan hahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *