Alam

Pesona Surga yang Tersembunyi dari Bukit Mertelu

Spread the love

Assalamu’alaikum wr wb…

Selamat berakhir pekan, teman-teman. Adakah rencana jalan-jalan untuk sekedar membuang penat atau untuk menikmati keindahan alam bumi Indonesia yang tercinta ini? Karena sudah menjadi rahasia umum ya, bahwa Indonesia merupakan tanah surga yang memiliki kesuburan, keindahan dengan segala bentuk perbedaan yang tersaji menjadi dalam sebuah nusantara yang terbentarang luas.

Berbicara tentang keindahan alam di setiap sudut pasti ada. Bahkan masih banyak surga yang tersembunyi di negeri ini. Seperti halnya perjalanan yang baru saja saya lakukan. Letaknya tidak jauh dari desa tempat tinggal saya karena memang ini masih dalam satu wilayah kecamatan. Bisa dikatakan tetangga desa. Saya baru menyadari bahwa ada tempat wisata yang benar-benar ikonik dan sangat memesona.

Karena masih tetangga desa, saya menuju lokasi melewati jalur terobosan alias jalur alternatif. Lebih cepat sampai dan memangkas jarak ketika dibandingkan melalui jalur utama (jalan raya).

Ngomong-ngomong dari tadi bahas lokasi, memang mau ke mana?

Jadi begini loh, saya dan Pak Suami, ceritanya sedang refreshing biar otak kembali segar setelah seminggu berkutat dengan pekerjaan. Inginnya sih ke pantai, cuma jauh, jadi kami putuskan untuk ke Bukit Mertelu yang terletak di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Tempat ini menjadi pilihan kami, selain dekat, kami juga penasaran ada apa sebenarnya di Bukit Mertelu tersebut.

Setelah sampai di lokasi tempat parkir, kami harus jalan kaki dengan jalan yang cukup menanjak. Jaraknya sekitar 1 – 2 km. Yaa, hitung-hitung sambil olah raga begitu. Jalan yang kami daki pun menyuguhkan pemandangan yang cukup menawan. Udara yang sejuk dan segar membuat kami semakin semangat untuk menuju Bukit Mertelu.

Ini pintu gerbang menuju Bukit Mertelu.

Di situ terpampang jelas tentang Sapta Pesona yang memang harus ada di setiap lokasi wisata. Ditambah ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh pengunjung, salah satunya adalah ketika turun hujan, seluruh pengunjung wajib turun dari Bukit Mertelu. Hal ini tentunya untuk menjaga keselamatan seluruh pengunjung.

Jalan setapak yang harus dilalui. Semangaaat..!

Di sepanjang yang kurang lebih 2 km ini, ada beberapa spot untuk berselfie atau hanya sekedar duduk-duduk santai dan beristirahat. Seperti halnya yang kami lakukan ini.

Capek? Tenang, di sepanjang jalan banyak tempat duduk untuk istirahat..

Bahkan, ada juga nih, tempat duduk, sekaligus tempat buat foto-foto, ibarat sarang burung namun luas dan mampu untuk kita bersandar sejenak.

Lelah ini tak seberapa jika dibandingkan dengan janjimu yang membuatku lelah menunggu. Eaa…

Ketika langkah ini belum sampai jua, ternyata masih ada sajian-sajian menawan dari jalan ke Bukit Mertelu.

Ternyata, di tengah-tengah perjalanan ini, ada sebuah taman kecil. Ini pertanda perjalananmu sebentar lagi sampai 🙂
Jangan lupa juga untuk mampir di Gubug Santai. Ada ayunannya juga loh..

Dengan penuh keceriaan kami melangkah yang akhirnya membawa ke sebuah tempat di mana mata ini disuguhkan dengan pemandangan yang ciamik. Aduhai sekali indahnya.

Sebentar lagi sampai puncak. Dari sini saja, pemandangan sudah terlihat menawan.
Puncak sudah terlihat

Setelah memakan waktu dua puluh menitan, akhirnya kami sampai juga di Puncak Bukit Mertelu. Pesona alam yang apik itu sungguh benar-benar memanjakan mata setiap pengunjung. Tak heran, setiap hari selalu ramai dikunjungi. Setiap harinya sedikitnya dua ratus wisatawan datang. Mereka yang datang juga bukan hanya dari daerah sekitar melainkan dari luar Kabupaten Purbalingga seperti Banyumas, Tegal, Brebes dan Pekalongan. Meski perlu perjuangan terlebih dahulu karena berlajan kaki melewati jalan setapak, tapi semua itu lunas terbayarkan dengan sesuatu yang sangat indah bak surga.

Yee.. akhirnya sampai juga
Pantas udaranya dingin, ternyata ketinggian Bukit Mertelu ini mencapai 913 MDPL

Dari ketinggian yang melebihi 900 meter di atas permukaan laut, tentunya tempat ini sangat cocok untuk menghadirkan spot selfie dengan tema alam. Melihat hamparan luas dari hijaunya hutan belantara. Mengingatkan pada kita, bahwa diri ini sungguhlah kecil dibandingkan dengan alam yang begitu luas dan elok ini. Mengajarkan pada kita juga, bahwa alam yang indah ini harus tetap terjaga dan lestari, bukan untuk dirusak. Biarkan keelokan itu terus ada hingga nanti, karena ini merupakan salah satu Surga Alam Indonesia yang masih tersembunyi.

Dari sini kita bisa melihat keindahan yang ada di bawah
Yeah, bisa nangkring juga di sini.. 😀

Tempat untuk menikmati Bukit Mertelu juga bukan hanya itu saja, tetapi ada sebuah ayunan yang bisa kita gunakan. Ini merupakan salah satu spot favorit bagi pengunjung. Karena apa? Sambil berayun-ayun layaknya di atas awan, terus diambil foto, tentunya sangat menarik dan eksotis. Berlatar sebuah perbukitan hijau, sambil tersenyum menaiki sebuah ayunan. Rasa bahagia dan puas pun ada di dalam hati.

Ayo coba ayunan langit ini. Seru loh…

Hadirnya wisata baru di Bukit Mertelu ini, menambah tujuan wisatawan untuk menikmati keindahan yang ada di Purbalingga. Juga merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya, karena Bukit Mertelu masih satu daerah dengan saya, yakni sama-sama beralamatkan di Kecamatan Mrebet. Selain itu, masih banyak alasan mengapa saya bangga dan merekomendasikan Bukit Mertelu menjadi salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi, di antaranya :

1. Harga tiket yang super murah
Tiket masuk hanya dikenai biaya Rp 5.000 per orang, tiket parkir cuma Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda 4. Dan bagi yang ingin menikmati ayunan langit, cukup membayar tambahan Rp 5.000; sangat murah kan?

2. Adanya ayunan langit
Ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ayunan langit, rasanya memang rada deg-deg ser gimana gitu ya? Tapi tenang saja, karena sudah ada perlengkapan safety yang mendukung. Jadi siapa saja bisa menikmati ayunan langit dengan tenang dan aman.

3. Panorama alam yang menawan
Pemandangan yang menakjubkan hadir di sini. Kita juga bisa menikmati indahnya hamparan alam yang sangat eksotis.

Nah itu beberapa alasan mengapa perlu berkunjung ke Bukit Mertelu. Untuk berkunjung ke sini memang perlu energi, karena harus mendaki melalui jalan sempit. Untuk itu, saya bagi tips sedikit nih bagi teman-teman yang mau main ke sini.

  • Tentu saja hal yang utama adalah Doa agar kita selalu selamat
  • Jangan lupa sarapan agar stamina mendaki itu full
  • Bawa bekal secukupnya, bagi yang mudah haus jangan lupa bawa minum lebih
  • Gunakan pakaian yang nyaman untuk tracking jalan yang menanjak
  • Gunakan sepatu atau sandal yang nyaman (bukan tipe high melainkan cats atau sandal pendaki)
  • Kalau perlu bawa perlengkapan P3K sederhana seperti minyak kayu putih dan plester
  • Tambahan lagi nih, biar foto-foto yang dihasilkan okay punya, teman-teman datangnya pas hari cerah atau jam 11 siang. Itu merupakan saran dari pengelola tempat wisatanya. Jangan kayak kami ya, yang jam 9 pagi sudah sampai, jadi kabut masih tebal. Hehehe

Untuk rute menuju ke Bukit Mertelu, saya bagikan dari pusat kota Purbalingga ya. Dari arah kota Purbalingga menuju ke utara (arah Bobotsari), hingga sampai di pertigaan Selaganggeng. Kemudian ambil kiri yang rute menuju Desa Wisata Serang. Lurus hingga sampai di Desa Sangkanayu yang hampir perbatasan dengan Desa Serang, ada pertigaan kecil dengan plang bertuliskan ‘Wisata Alam Bukit Mertelu’. Ambil kanan mengikuti jalan sampai mentok ke lokasi Parkir.

Itulah tentang perjalanan kami untuk mengeksplor alam yang ada di daerah kami sendiri. Kalian patut untuk berkunjung ke sini, dijamin tidak akan menyesal. Semoga bermanfaat, terima kasih sudah membacanya, dan Wassalamu’alaikum wr wb.

Tagged , , ,

About travelingku

Perempuan yang suka menulis dan travelling. Blogger | Writer | Chef of Family | Traveller | Buzzer. Untuk kerjasama bisa menghubungi via email : eri.udiyawati@gmail.com or WA : 0812 2562 9943. Media sosial Instagram : @es_pania , Twitter : @espaniaudya
View all posts by travelingku →

9 thoughts on “Pesona Surga yang Tersembunyi dari Bukit Mertelu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *