Sekarang, Tak Perlu ke Bali untuk Menikmati Kuliner Khas Ini, Karena Tersedia di Kedai Kebun

Bali, dari dulu sudah terkenal dengan destinasi wisata yang elok nan indah. Banyak yang mengatakan bahwa tempat di Bali merupakan surganya Indonesia. Selain kecantikan dari panorama alamnya, di sana juga sangat terkenal akan kultur budaya dan kuliner yang ciamik nan lezat.

Setiap wisatawan yang datang pasti rela merogoh kantong untuk menikmati kuliner khas Bali yang menggoda. Terlebih mereka-mereka yang jauh dari Bali. Apapun akan mereka lakukan untuk menikmati setiap jengkal di Pulau Dewata itu.

Lalu, bagaimana dengan kita yang belum bisa ke Bali? Apakah hanya melihat dan mendengar melalui televisi atau video para turis? Tentunya, kita juga ingin mencicipi kuliner yang lezat itu.

Dan untuk menjawb pertanyaan tersebut, di Purbalingga ada sebuah kedai yang menyajikan kuliner khas Bali tersebut. Dengan mengusung Sate Lilit Ayam Bumbu Bali dan Ayam, Betutu menjadi salah satu terobosan dan daya tarik tersendiri bagi penikmat kuliner.
Siapa yang gak tergoda dengan Sate Lilit ini?
Rasanya begitu yummy banget.

Sate lilit yang begitu khas, yang merupakan daging ayam dengan dihaluskan dan dililitkan pada batang kamijara, kemudian dibakar. Aroma khas kamijara sendiri juga mampu menambahkan cita rasa kian unik. Sedangkan dagingnya ayamnya makin terasa empuk nan gurih. Belum lagi, tambahan bumbu kacang dan sambal mattah yang begitu menggoda. Hmm, sebuah kolaborasi pedas dengan rempah-rempah yang sangat sempurna. Menjadikan kita terus ingin menyantapnya tanpa henti.
Ayam Betutu ini, dijamin enak banget guys..

Selain itu, Ayam Betutu khas Bali juga hadir di Kedai Kebun. Ayam kampung yang menjadi ikonik Bali ini hadir dengan rasa yang oriental dan sangat nikmat. Perpaduan ayam goreng, sambal mattah dan lalapan, merupakan satu kompeni makanan yang menggugah selera.

Dan untuk menikmati hidangan lezat tersebut, juga tidak perlu merogoh dompet terlalu dalam. Karena harga sangatlah bersahabat dan cocok untuk kita-kita. Untuk Sate Lilit dibandrol dengan harga Rp 15.000 per porsi. Sedangkan Ayam Betutu dibandrol dengan harga Rp 25.000 per porsi.
Mendoan, menu wajib khas Purbalingga

Di Kedai Kebun juga, tersedia menu yang lain, baik western maupun khas Purbalingga. Dari western ada Pizza ala Bralink, Spageti ala Bralink, Burger ala Bralink dan Macaroni Schotel yang sangat fenomenal. Sedangkan menu lainnya ada Nasi Goreng, Rujak Ayam, Rujak Belut dan lainnya. Serta tersedia aneka minuman dan jus bahkan kopi.
Aneka minuman dan jus, tersedia lengkap di Kedai Kebun


Jadi, kalau ingin berwisata kuliner yang sesuai dengan budget, Kedai Kebun adalah jawabannya. Untuk lokasinya juga mudah, karena dekat dengan jantung kota Purbalingga, Jawa Tengah.


Kedai Kebun
Jalan Pasukan Pelajar Imam No. 1, Purbalingga Wetan
Purbalingga, Jawa Tengah
(Tepat di belakang Gedung Kejaksaan Negeri, Purbalingga – Jawa Tengah)

Tlp : 0823 2458 6456 (Wiji)

Serunya Susur Sungai di Tengah 'Black Canyon' Purbalingga

Hari Minggu atau hari libur lainnya, bisa kita manfaatkan dengan berbagai macam aktivitas. Bagi yang suka shoping, tentunya langsung pergi ke swalayan, bagi yang suka memasak, tentu pergi ke pasar dan langsung menuju ke dapur. Dan, bagi manusia-manusia yang suka tantangan seperti saya, bisa banget untuk menjajal sesuatu yang baru dan bisa memacu adrenalin. Terlebih saat ini banyak sajian wisata yang memerikan sensasi baru yang lebih menantang. Salah satunya Susur Sungai Watu Mujur di Dusun Batur, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Wisata susur sungai ini tergolong menantang karena kita harus menerjang arus sungai. Persiapan yang dilakukan juga harus benar-benar matang, dari memakai peralatan safety seperti pelampung dan helm. Yang kemudian dilanjutkan pemanasan agar tidak terjadi cedera pada tubuh. Selanjutnya, kita jalan menuju Sungai Watu Mujur.
Yuk, pakai pelampung dan helm

Okay, guys, kita pemanasan dulu yaks

Jalan setapak ini menjadi saksi kami semua para petualang tangguh (anggap saja begitu) untuk melakukan petualangan. Sampainya di sungai, mata kita langsung tertegun, karenanya di sungai ini airnya begitu jernih dan sangat dingin.
Ini jalan menuju sungai buat petualang


Okay, adventure kita mulai

Dan, perjalanan pun dimulai. Selangkah demi selangkah kita berjalan. Melawan arus deras namun mengasyikan, terlebih kanan-kiri sungai adalah sebuah tebing dengan bebatuan warna hitam mengkilap. Dan orang-orang yang datang di sini menyebutnya sebagai ‘Black Canyon’ Purbalingga. Suguhan panorama alam ini sangatlah sempurna. Membuat siapa saja yang datang menjadi rindu dan ingin kembali lagi untuk menikmati setiap tantangan.
Perjalanan seru dimulai

Istirahat sejenak boleh lah ya?

Keseruan terjadi di setiap langkah. Pasalnya, arus deras harus kita hadang dengan cara berjalan kaki, bahkan berenang, karena ada titik di mana terdapat ‘kedung’ atau genangan air di sungai ini. Belum lagi ketika memasuki aliran air yang sangat sempit karena terhimpit oleh tebing. Bahkan, kita sampai merayap-merayap untuk melewati tempati ini. Tidak mudah juga berjalan merayap di tebing dengan terjangan air yang deras. Keseimbangan tubuh dan pijakan kaki haruslah tepat.
Keep smile, Genks..

Airnya itu loh, jernih banget

Dan susur sungai ini tidak hanya sejalan melawan arus, hingga pada titik tertentu, kita kembali ke arah semula, mengikuti arus sungai. Rasa capek dan lelah itu terbayarkan dengan keseruan dan tingkat adrenalin yang tinggi. Tak heran saat ini wisata susur sungai di Dusun Batur menjadi primadona wisatawan untuk menjajal tantangan baru dan memacu adrenalin. Selain itu, mereka juga bisa menyegarkan kembali otak dan hati yang sudah penat dan jenuh akan sejumlah pekerjaan yang terus menurus hadir.
Okay, kita capek..


Jadi, kalian suka sesuatu yang menantang? Coba deh, Susur Sungai Watu Mujur di Dusun Batur ini.