Karena Setiap Rasa dan Langkah Mampu Memberikan Inspirasi.

Thursday, 11 February 2016

Kecantikan Di Atas Gunung Sendaren

Perjalananku masih tentang alam. Iya, rasanya aku belum puas jika belum mengeksplor surga yang tersembunyi di belahan Purbalingga, Jawa Tengah. Untuk itu, ketika ada kesempatan untuk bertravelling, aku sempatkan diri untuk berkelana menyusuri alam yang megah. Aku kembali ke Desa Panusupan, ada satu puncak yang belum kudaki, Gunung Sendaren.
Jalan Menuju Puncak Gunung Sendaren Desa Wisata Panusupan
Jalan Menuju Puncak Sendaren

Sebuah bukit yang menjulang tinggi, dengan perjalanan yang cukup menanjak. Namun di Puncak, kutemukan surga. Bagaimana tidak? Di atas puncak ini, kita bisa melihat segala pemandangan luas yang sungguh menawan, termasuk juga, kita merasakan dinginnya awan yang menerpa tubuh. Rasanya seperti melayang di udara. Hehehee..

Awan di puncak gunung sendaren
Awan berasa hanya berjarak sejengkal

Pendakian kali ini rasanya sesuatu sekali, karena pada saat awal kita mendaki cuaca cerah. Di tengah perjalanan, tiba-tiba awan tebal menyelimuti jalan menuju puncaknya. Al hasil, tak lama di puncak, hujan pun turun. Terpaksa kami berteduh di tenda pengelola agar tidak kehujanan. Dan beruntungnya, hujan hanya sebentar, cuaca cerah kembali lagi menghiasi puncak ini.
gunung sendaren desa wisata panusupan
Detik-detik turun hujan, awan gelap sudah menerpa
desa wisata panusupan
Kabut mulai pergi, sungai di pedesaan pun mulai tamapk

Di Puncak Sendaren, kita bisa menikmati 'Jembatan Selfie' yang memang khusus dibuat untuk kita yang ingin berfoto di ketinggian. Dari tempat inilah, pemandangan alam akan terlihat sempurna, bahkan sungai-sungai di pedesaan akan nampak. Selain itu, ada juga ‘Susuh Manuk’ yang merupakan tiruan dari rumah burung dengan ukuran besar. Susuh manuk ini pun dijadikan sebagai tempat untuk berfoto mengekspresikan diri.


jembatan selfie gunung sendaren desa panusupan
Setelah cerah kembali, pengunjung berekspresi di jembatan selfie

Bagi kalian yang belum puas akan keindahan alam di siang hari, di sini juga diizinkan untuk mengadakan camping (menginap) di puncak. Kita bisa menikmati sunset yang indah dari ketinggian 682 meter di atas permukaan laut. Sensasi yang luar bisa juga terjadi ketika malam hari karena ada Night Shoot (Lighting Painting) di Jembatan Selfie. Hal ini membuat semakin indahnya suasana malam di Gunung Sendaren. Dan ketika fajar menyingsing, tentu saja, golden sunrise pun akan menampakkan diri dengan sempurnanya. Sungguh ekostis tempat ini, membuat wisatawan yang datang ingin kembali lagi, karena rindu dengan eksotisme Gunung Sendaren.

night shoot gunung sendaren di desa wisata panusupan
Night Shoot yang memukau di jembatan selfie
selamat pagi gunung sendaren desa wisata panusupan
Suasana pagi hari di Puncak Sendaren

Gunung Sendaren ini cocok pendaki mana saja, baik mereka yang sudah terbiasa, ataupun mereka yang baru belajar mendaki. Karena jalannya cukup landai, tidak begitu terjal. Jadi, bagaimana? Tertarik untuk berekspresi di Jembatan Selfie? Datang saja ke Gunung Sendaren.
Share:

4 comments:

  1. Indah sekali pemandangannya ya mbak. Itu gak deg-degan foto di pinggir situ? Saya kok malah takut jatuh yaa.hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. deg-degan siii pas lagi jalan, tapi sampai ujung, malah sampai diteriakin pengunjung lain, buat gantian foto, hihihi :D

      Delete
  2. aku winginane rep ngonoh tapi cuaca ra ndukung dadi mung dolan neng jembatan pelangi, jamur gede, karo baline mampir monumen jnd sudirman. kapan2 jen kudu nganah... mksh post nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iyaaa.. aku malah urung ming jembatan pelanginee.. urung ana waktu :)

      Delete

Scroll To Top